Transportasi ikan

on

Mengangkut berarti memindahkan atau membawa suatu barang, atau benda lainnya dari satu tempat ke tempat lainnya. Prinsip pengangkutan mahluk hidup khususnya ikan, adalah jangan sampai alat pernapasannya terganggu selama pengangkutan. Dengan kata lain selama pengangkutan wadah dan media ikan dibuat sedemikian rupa sehingga ikan merasa nyaman selama perjalanan/pengangkutan. Agar ikan merasa nyaman selama perjalanan maka kebutuhan hidup seperti kualitas air, kepadatan, alat transportasi dan sebagainya harus sesuai dengan kebutuhan ikan yang diangkut. Alat pengangkutan ikan yang umum dilakukan adalah menggunakan pesawat, mobil, motor dan manusia. Alat pengemasan/packing ikan hidup harus disesuaikan dengan jarak pengangkutan / transportasi ikan. Alat pengemasan/packing ikan hidup dapat menggunakan ember, drum, fiberglass, bak, kantong plastik dan sebagainya. Alat pengemasan/packing ikan hidup seperti : ember, drum, fiberglass dan bak umumnya digunakan pada pengangkutan ikan secara terbuka. Sedangkan kantong plastik digunakan untuk pengangkutan secara tertutup.

Ikan yang akan dikirim/diangkut terlebih dahulu di berok untuk mengeluarkan kotoran dan sisa pakan dari ususnya. Hal ini bertujuan agar selama perjalanan ikan tidak mengeluarkan kotoran pada media air pengangkutan. Jika ikan mengeluarkan kotoran pada media air pengangkutan menyebabkan amoniak tinggi dan oksigen terlarut rendah sehingga dapat menyebabkan ikan mati di perjalanan. Selain di berok, ikan yang akan dikirim/diangkut harus terlebih dahulu di sortir dan grading. Sortir dilakukan untuk memilih ikan yang sakit dan cacat sehingga ikan tersebut tidak ikut di kirim. Grading dilakukan untuk memilih ukuran ikan yang akan dikirim.

Pemberokan, sortir dan grading

Parameter kualitas air yang penting diperhatikan dalam pengangkutan ikan adalah oksigen terlarut, karbondioksida, amoniak, pH, dan suhu. Kualitas air yang dibutuhkan ikan pada pengangkutan dan pemeliharaan ikan adalah sama. Oleh sebab itu, pengelolaan kualitas air pada pengangkutan ikan hampir sama dengan memelihara ikan di kolam. Kandungan kualitas air yang baik pada media air pengangkutan adalah suhu 23-27 °C , oksigen terlarut 2,4-6 mg/l , karbondioksida maksimal 5,6 mg/l pH 7- 8, amoniak Maksimal 0,1 mg/l , nitrit maksimal 1 mg/l , alkalinitas 50-300 mg/l CaCO3. Untuk menjamin keberhasilan pengangkutan ikan adalah menekan aktivitas metabolisme ikan dengan cara mempuasakan, anestesia, menurunkan suhu, menambah oksigen dan membuang gas-gas beracun. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju konsumsi oksigen adalah: berat ikan, aktivitas ikan dan suhu lingkungan. Semakin besar ikan, semakin tinggi mengkonsumsi oksigen per jam. Ikan segar adalah ikan yang masih mempunyai sifat yang sama seperti ikan hidup baik berupa bau dan tekstur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s