Kolam Ikan

on

Kolam ikan biasanya berbentuk persegi dan lingkaran. Namun, tahukah Anda, bentuk kolam ada empat, yakni persegi (bujur sangkar), persegi panjang, lingkaran, dan segitiga. Salah satu jenis kolam yang sering dijumpai adalah kolam berbentuk persegi panjang.

Ternyata, bentuk persegi panjang yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk pemeliharaan ikan tradisional memiliki beberapa kelebihan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman, rupanya bentuk kolam ini memiliki kelebihan dibanding kolam berbentuk bujur sangkar.

Kelebihan tersebut terletak pada sistem sirkulasi air dan penyediaan pakan alami. Hal tersebut dikarenakan kolam ini memiliki sisi atau pinggiran yang lebih banyak. Berdasarkan pengalaman pembudidaya, pakan alami ikan seperti moina dan daphnia lebih banyak ditemui tumbuh di pinggiran kolam yang dangkal dibanding di tengah kolam yang relatif dalam.

Misalnya, untuk kolam seluas 600 m2 dengan ukuran 15 m × 40 m biasanya memiliki tepian sepanjang 110 m. Bagian tepian ini berpotensi menjadi tempat untuk pakan alami tumbuh. Bila kolam berukuran 25 m × 24 m, kolam hanya memiliki panjang tepian sekitar 98 m. Ada perbedaan panjang tepian yang mencapai 12 m. Perbedaan tersebut cukup besar jika jumlah kolam yang Anda miliki mencapai puluhan kolam.

Meski demikian, kolam bujur sangkar juga sering dijumpai karena bentuk kolam ini sering digunakan karena adanya kelebihan tanah.

Sementara itu, bentuk kolam segitiga dinilai lebih fleksibel dibanding kolam berbentuk persegi panjang dan bujur sangkar. Bentuk ini umum digunakan pada kolam air deras. Kolam segitiga dapat menjaga kualitas air karena sirkulasi berjalan baik. Selain itu, makanan ikan yang tidak habis dimakan akan hanyut sehingga tidak menimbulkan racun bagi ikan.

Bentuk segitiga pada kolam membuat kotoran air seperti sampah dan lumpur tidak akan mengendap di dasar kolam. Dengan begitu, kualitas air tidak mudah turun.

Bentuk terakhir yang sering dijumpai adalah lingkaran. Menurut pengamatan, bentuk lingkaran dapat membuat kapasitas kolam meningkat dengan sirkulasi air dan pembuangan kotoran yang lebih terjamin. Model kolam ini terbentuk dari pasangan batu kali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s