Mata Lele Untuk Pakan Lele

(Duckweed, Lemna minor, Kiambang atau Kayambang)

Oleh Hadi Winarto

Mata Lele dalam judul diatas adalah salah satu nama dari tanaman air. Nama lain dari tanaman ini berbeda-beda tiap daerah. Disuku minang Sumatra Barat disebut kiambang. Duckweed dan lemna minor dalam bahasa asing. Wong kito galo Palembang dan Jambi menyebut mata lele

Mata lele banyak digunakan untuk

  • Pakan ternak dan ikan
  • Mengatasi pencemaran lingkungan
  • Untuk hiasan kolam depan rumah
  • Digunakan untuk menyerap logam (timbal) dalam air.
  • Kiambang atau kayambang ini mulai banyak dilirik oleh banyak ilmuwan untuk diteliti lebih mendalam sebagai subsitusi pakan ikan, unggas dan ruminansia.
  • Dijadikan pupuk kompos dan memperbaiki struktur tanah.
  • Mata lele mampu menjaga kwalitas air.

Sifat tumbuh mata lele

  • Tumbuh dalam air dengan baik meski tanpa pupuk.
  • Dalam waktu 50 sd 60 hari luas 20 m2 akan menutupi kolam seluas 1 hektar atau akan tumbuh 2 kali lipat dalam waktu 48 jam.
  • Memiliki kadar protein hingga 35% dan mampu meningkat tajam menjadi 50% ketika dilakukan fermentasi dengan menggunakan mikroba dan amino essential. Wajar kalau mata lele       dinobatkan jadi ratu protein. Seperti halnya Azolla, tanaman air lainnya juga berkadar air tinggi (91%) namun Azolla hanya memiliki kadar air 89%.
  • Budidaya mata lele membutuhkan lahan yang luas jika menginginkan duckweed ini dijadikan andalan sebagai pakan ikan air tawar, unggas dan ruminansia. Ini berita buruknya. Berita baiknya duckweed berprotein tinggi dan bisa diandalkan sebagai pengganti tepung nabati lainnya yang belakangan ini semakin hari semakin mahal.

Duckweed atau kiambang adalah tumbuhan akuatik dan jika ditanam dihamparan yang luas dari kejauhan akan terlihat indah dan eksotik disenjakala. Oleh sebagian orang kiambang dianggap tanaman pengganggu (gulma) pertumbuhan ikan, padahal tanaman ini memiliki kandungan gizi yang tinggi untuk pertumbuhan ikan.

Cara mengolah Mata lele untuk pakan lele

Ramuan ini berfungsi untuk mencegah dan mengatasi berbagai penyakit dan untuk membuat lele menjadi kuat, gempal dan tahan penyakit. Ramuan ini dapat diberikan kepada lele setiap 5 hari sekali dan jika demikian dapat dipastikan anda akan menghemat 25% dari biaya pakan ikan lele. Pada saat pemberian ramuan tidak diperlukan pemberian pakan pelet dari pabrik (dipuasakan)

  1. Mata lele                             20%
  2. Daun singkong                 30%
  3. Daun kates                        30%
  4. Tepung tapioka                 10%
  5. Tepung ikan                       10%

Bahan penyangga (berfungsi sebagai antibiotik organik)

  1. Minyak cpo                           1%
  2. Premix                                   0,5%
  3. Enzim                                    1%
  4. Daun sambiloto                   25 lembar
  5. Daun  sirih                            5 lembar
  6. Daun jambu kluthuk            5 lembar
  7. Garam                                    0,01%

Daun kates dan daun singkong dicacah dan campurkan semua bahan, difermentasi anaerob selama 48-72 jam. Hasil dari setelah fermentasi akan mendapatkan kandungan protein 45%. Pemberian pakan ini hasilnya akan lebih maksimal disaat sehari dilakukan grading. Biasanya sehari sebelum grading lele dipuasakan dan setelah grading dipuasakan antara 18 sd 24 jam dan disaat inilah waktu yang tepat dilakukan pemberian ransum special ini kepada lele

Mudahnya Budidaya Mata Lele

Ukuran kolam 1m x 1m x 30cm

  1. Kotoran ayam 0,5 kg
  2. Pupuk sp-36 1 ons
  3. Setelah pada hari ke-3 pemberian pupuk pada media kolam tebarkan bibit mata lele.
  4. Pada pertumbuhan maksimum mata lele bisa tumbuh 2x lipat hanya dalam waktu 20 jam.

sumber : http://boosterfish.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s