Permintaan ikan lele konsumsi meningkat di samarinda

Keinginan ikan lele mengkonsumsi makin bertambah di kota Samarinda. Mengkonsumsi ikan lele di Kota Samarinda makin bertambah dari saat ke saat lantaran menjamurnya warung atau tempat tinggal makan yang tawarkan beragam menu masakan memiliki bahan ikan lele. Sekarang ini beberapa peternak ikan lele mengkonsumsi mengakui kalau mereka kewalahan dalam melayani keinginan customer. Pasalnya, di tingkat budidaya bibit lele juga mengakui kekurangan persediaan bibit.

Menyikapi itu, pembudidaya sangat terpaksa menghadirkan bibit lele dari luar Samarinda. Misalnya Ikhsan, pembudidaya bibit ikan lele di Talangsari Samarinda Utara ini mengakui kewalahan penuhi keinginan dari peternak lele. Tidak cuma dia, pembudidaya yang lain juga alami keadaan yang sama.

”Dulu, untuk penuhi keinginan bibit lele, saya umum memijah sendiri di kolam. Setiap indukan bisa membuahkan 100 ribu ekor bibit. Tapi saat ini telah susah. Sebab pakan larva ikan lele ini kan dari cacing sutra, yang umum saya mencari di parit atau di sungai-sungai kecil. Saat ini telah susah diketemukan, barangkali dampak biasanya banjir hingga parit-parit di Samarinda ini banyak terkandung pasir. Jadi cacing sutra tdk dapat berkembang biak lagi seperti dahulu, ” pungkasnya.

Menurutnya, tidak hanya cacing sutra untuk pakan larva ikan lele, ada type pakan lain. Seperti kuning telur yang sudah di rebus serta artemia (mikro organisme air, Red). Namun bahan ini kurang demikian dimanfaatkan. Sebab tidak hanya biayanya mahal, pakan larva lele type ini cukup ribet mempersiapkannya. Kandungan proteinnya juga belum cukup untuk tingkatkan angka hidup larva lele hingga batas usia larva lebih kurang berumur 20 hari, jadi bibit lele yang telah dapat makan pakan pur buatan.

Ikhsan menerangkan, peternak bibit yang lain tak mau ribet lagi mencari pakan larva. Mereka segera pesan ke Pulau Jawa. Bibit yang telah siap di jual, di besarkan serta telah dapat makan pakan pur buatan pabrik. Berapakah ribu ekor juga dapat dihadirkan, tinggal menjemput di kargo Bandara Sepinggan Balikpapan.

Di daerah Talangsari sendiri banyak entrepreneur bibit lele yang berkompetisi dengan harga yang murah, kira-kira Rp200 hingga Rp250 per ekor, bergantung besar ukuran bibitnya. ”Saya sendiri juga pesan bibit dari jawa namun kadang waktu saya masihlah memijahnya sendiri dikolam ini apabila ada waktu kosong, ” tambah Ikhsan.

Ikan Lele ialah ikan mengkonsumsi yang kaya protein. Type ikan air tawar ini sangatlah gampang dibudidaya dengan kekuatan bertahan hidup cukup tinggi, serta harga cukup terjangkau. Di Pasar Segiri, Pasar Pagi serta Pasar Kedondong, harga nya berpariasi dari Rp17. 000 sampai Rp20. 000 per kilogramnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s