FISHERIES EDUTOURISM PROGRAM

DIVISI PELATIHAN DAN MAGANG P2MKP DEJEEFISH MEMPERSEMBAHKAN…

brosur FE ukuran kecil

Fisheries Edutourism adalah sebuah program yang di gagas dan di desain oleh P2MKP Dejeefish Sukabumi untuk memberikan Informasi edukatif mengenai Dunia Perikanan dengan pendekatan yang berbeda.

Sebuah program Pelopor edukatif yang memadukan konsep pariwisata dan pendidikan Perikanan yang dikemas dengan sangat menarik, menyenangkan, motivatif dan edukatif.

Program ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya bagi institusi pendidikan seperti sekolah, pondok pesantren, perguruan tinggi dll.

Beberapa Materi/kegiatan Fisheries Edutourism :

  • Pengenalan Perikanan (aspek biologi)
  • Pengenalan Usaha Perikanan
  • Pengenalan pengolahan hasil Perikanan
  • Pengenalan manfaat makan ikan
  • Cooking class
  • Fun Games
  • Fish Pond Tracking
  • Fish Pond Harvesting
  • Big Fish Foto session
  • dll

Mari kita kenalkan Dunia Perikanan sejak dini agar tercipta Generasi mendatang yang cinta ikan dan Gemar makan Ikan

hub3

10559728_10204447441256927_4444166307011159224_n

Tour Leader

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

3496482_orig

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Mengenal Ikan bawal

Ikan Bawal (Colossoma macropomum) merupakan ikan introduksi dari negara Brazil, ikan ini sudah menyebar di berbagai negara, seperti Asia tenggara dan Amerika. ikan ini mempunyai panjang maksimal ±90 cm, berikut adalah sekilas mengenai ikan bawal :

  • Asal   :  Brazil
  • Penyebaran  :  Indonesia, Asia Tenggara, Amerika, Peru, dll
  • Panjang maks  :  ±90 cm
  • Musim mijah  :  Sepanjang tahun, musim hujan paling  baik
  • Tempat pijah  :  Kolam
  • Pakan  :  Pada saat Muda (karnivor)
  • Dewasa (herbivora cenderung omnivora)
  • Alat napas  :  Insang

Beberapa keunggulan ikan bawal :

  • Mudah beradaptasi dengan berbagailingkungan budidaya
  • Tahan terhadap serangan hama penyakit
  • Pertumbuhan cepat
  • Nafsu makan tinggi
  • Termasuk Pemakan segala (Omnivora)
  • Bawal adalah salah satu komoditas perikanan yang sangat digemari berbagai kalangan
  • Teknik pemijahan yang mudah

Ikan Bawal termasuk dalam Genus Chacacoid dan spesies Colossoma macropomum. Badan agak membulat, bentuk tubuh pipih, sirip dada dibawah tutup insang, perut berwarna abu-abu dan kemerahan. Warna merah ini merupakan ciri khusus bawal tawar sehingga oleh orang Inggris dan Amerika disebut red bally pacu.

ikan-bawal-1845536260

Seperti kerabatnya ikan piranha, ikan ini termasuk ikan carnivora yakni pemakan daging. Di habitat aslinya di sungai amazon sana ikan ini bergerombol dalam jumlah yang kecil dan mencari mangsa ikan kecil, katak, siput atau udang. Dengan gigi – giginya yang tajam, ikan ini merupakan predator sejati. maka dari itu sebaiknya dalam melakukan budidaya ikan bawal harus memperhatikan aspek keamanan, jika bawal sudah lepas ke perairan umum maka dikhawatirkan ikan domestik akan dimangsa.

baw vs pir 2

baw vs pir

Dalam membudidayakan ikan bawal, para pembudidaya hanya cukup memberikan pakan dengan kandungan protein sekitar 25%. Kandungan protein tersebut jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan kandungan protein yang harus diberikan pada pakan ikan mas, yang bisa mencapai kisaran 27%. Jika diberi pakan yang kandungan proteinnya lebih tinggi tidak akan berpengaruh banyak terhadap pertumbuhan Ikan bawal.

 

Diolah dari berbagai sumber

Ikan Pengendali Gulma

Gulma adalah jenis tumbuhan yang tumbuh di suatu tempat yang tidak dikehendaki. Gulma memiliki sifat yang khas antara lain mampu menyesuaikan dirinya pada kondisi yang ekstrim, memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi, daerah penyebarannya luas, biji gulma juga mengalami masa dorman sehingga ia dapat bertahan pada siatuasi yang tidak menguntungkan dan akan tumbuh jika situasi lingkungan mendukung, dan memiliki daya kompetisi yang tinggi.

Gulma air tawar (fresh water weeds), yaitu gulma yang tumbuh di habitat air tawar. Dikelompokkan ke dalam :

a). Gulma yang tumbuh mengapung (floating weeds), contohnya Eichornia crassipes, Salvinia cuculata, Pistia stratiotes.

b). Gulma yang hidup tenggelam (submerged weeds), dibedakan  ke dalam :

  • Gulma yang hidup melayang (submerged not anchored weeds), contoh Ultricularia gibba.
  • Gulma yang akarnya masuk ke dalam tanah (submerged anchored weeds), contoh Hydrilla verticillata, Ottelia alismoides, Najas indica, Ceratophyllum demersum.

c). Gulma yang sebagian tubuhnya tenggelam dan sebagian mengapung (emerged weeds), contoh Nymphae spp. , Nymphoides indica.

d). Gulma yang tumbuh di tepian (marginal weeds), contoh Panicum repens, Scleria poaeformis, Rhychospora corymbosa, Polygonum sp.,Ludwigia sp., Leersia hexandra, Cyperus elatus.

Gulma air yang paling ganas adalah eceng (enceng) gondok (Eichornia crassipes). Tumbuhan pengganggu ini berasal dari Afrika tropis. Didatangkan oleh Bangsa Belanda ke kepulauan Nusantara sebagai tanaman hias. Bunga eceng gondok yang mengumpul di ujung tangkai, berwarna ungu dan sangat menarik. Tanaman hias eksotis ini kemudian lepas ke parairan umum. Dalam waktu relatif singkat eceng gondok telah ada di mana-mana. Penyebaran eceng gondok tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di semua negara di kawasan tropis.

Enceng gondok tumbuh mengapung di permukaan air tawar yang tenang. Misalnya waduk, rawa, danau dan situ. Seluruh permukaan rawa dan danau, bisa tertutup rapat oleh gulma ini. Akibatnya kehidupan di bawahnya akan mati, karena tidak memperoleh sinar matahari.

13508603311990944617

Eceng gondok

Upaya Pengendalian

Ada beberapa cara untuk mengendalikan gulma, diataranya yaitu menggunakan ikan pemakan tumbuhan/herbivora, seperti ikan Tawes, Gurame dan ikan Koan atau Grasscarp.

Koan (Grass Carp, White Amur, Ctenopharyngodon idella), adalah ikan herbivora (pemakan tumbuhan) air tawar. Ikan ini berasal dari China Utara dan Siberia (Rusia). Nama Grass Carp diberikan, karena karper adalah pemakan rumput. Sedangkan sebutan White Amur menunjukkan bahwa ikan ini berasal dari Sungai Amur, yang merupakan batas antara RRC dengan Rusia, dan bermuara di Selat Jepang. Meskipun sebenarnya, habitat asli karper tersebar mulai dari sungai Amur, Sungari, Ussuri, Danau Khanka, dan juga sungai-sungai di RRC di provinsi Guangzhou dan Kwangtung.

Merebaknya gulma eceng gondok diIndonesia, terutama disebabkan oleh penggunaan urea yang berlebihan pada budidaya padi di sawah. Sisa urea yang tidak terserap tanaman, terakumulasi di waduk, danau, dan rawa. Tingginya kandungan urea, mengakibatkan pertumbuhan eceng gondok juga menjadi sangat pesat. Dengan pakan eceng gondok, maka budidaya karper menjadi tanpa perlu biaya pakan, sementara gangguan gulmanya teratasi.

GRASSIkan Braskap

Ikan Grasscarp

Gurame semula menyebar di pulau-pulau Sunda Besar (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), namun kini telah dipelihara sebagai ikan konsumsi di berbagai negara di Asia (terutama Asia Tenggara dan Asia Selatan) serta di Australia.

Di alam, gurame hidup di sungai-sungai, rawa dan kolam, termasuk pula di air payau; namun paling menyukai kolam-kolam dangkal dengan banyak tumbuhan. Sesekali ikan ini muncul ke permukaan untuk bernapas langsung dari udara.

Gurame terutama adalah pemakan tumbuhan, namun mau juga memangsa serangga, ikan lain, dan juga barang-barang yang membusuk di air. Dari sifatnya yang rakus tumbuhan itu, gurami juga dimanfaatkan sebagai pengendali gulma di Perairan umum seperti waduk, danau dll.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ikan Gurame

Tawes (Barbonymus gonionotus Bleeker, 1850) adalah sejenis ikan air tawar anggotasuku Cyprinidae. Ikan ini merupakan salah satu jenis yang penting dan populer dikembangkan dalam akuakultur sebagai ikan konsumsi. Secara alami tawes menyebar luas di Indocina dan kepulauan Sunda. Telah dibudidayakan di kolam-kolam setidaknya semenjak abad ke-19, tawes juga diintroduksi ke pulau-pulau lain; misalnya ke Sulawesi. Sementara, menurut catatan FAO, ikan ini juga diintroduksi ke Filipina(1956) dan ke India (1972).

Nama-nama lainnya, di antaranya lawak, lalawak (Mly.); turub hawu (Sd.); dan tawes, badir (Jw.). Ada juga yang menyebutnya lampam jawa. Dalam bahasa Inggris, ikan ini dinamai Java Barb, Silver Barb, atau juga Tawes.

ikan-bader

Ikan Tawes

Benih Ikan Berkualitas

Semakin ketatnya persaingan jasa Penjualan/Distribusi Ikan sekarang ini membuat banyak penjual ikan yang menawarkan harga murah. Bahkan ada juga yang menjual benih dengan harga yang sangat murah dibawah standar yang pada akhirnya hal tersebut tentu mengakibatkan penurunan kualitas ikan maupun pelayanan.

Beberapa hal yang perlu diperhatihan ketika membeli ikan dengan harga yang sangat murah :

1. Kualitas Benih Ikan Yang Buruk
Untuk mendapatkan kualitas benih ikan yang terbaik, tentu saja membutuhkan biaya untuk induk berkualitas, pakan yang berkualitas, perawatan induk, serta pemijahan yang baik. Ketika kita mendapatkan benih ikan yang buruk, bukannya keuntungan yang kita dapatkan karena pemilihan kualitas benih ikan yang buruk adalah kesalahan utama dalam memulai budidaya ikan yang menyebabkan kegagalan.
2. Jumlah Benih Ikan Yang Tidak Sesuai
Tidak ada salahnya jika kita menghitung jumlah benih ikan yang kita pesan ketika sudah sampai di tangan kita. Karena hal ini juga sering dipermainkan oleh para penjual benih ikan, jumlah benih ikan dikurangi untuk dapat bersaing harga. Bahkan ada penjual yang menawarkan jumlah benih ikan melebihi kapasitas box dengan harga yang sangat murah. Dengan jumlah benih ikan yang melebihi kapasitas tiap box tentu saja harus diwaspadai, apalagi ditambah dengan penawaran harga yang begitu murah.
3. Ukuran Benih Ikan Yang Tidak Sesuai
Tidak sedikit penjual benih ikan yang memainkan ukuran benih. Misalnya benih ikan yang seharusnya berukuran 2-3 cm, namun si penjual mengatakan bahwa benih tersebut adalah ukuran 1-2 cm. Ukuran standar seharusnya sesuai dengan SNI ukuran ikan, Panjang total ikan dihitung dari ujung mulut sampai ujung ekor.

Fish_Length

Panjang total (Max total length)

4. Perawatan Benih Ikan Yang Tidak Sesuai Prosedur
Benih ikan yang baik jika tidak dirawat dengan baik maka akan menurunkan kualitas benih ikan tersebut, apalagi jika benih ikan dengan kualitas buruk dan tidak dirawat dengan baik.
5. Metode Pengiriman Benih Ikan Yang Tidak Sesuai Prosedur
Untuk menjaga keselamatan benih ikan ketika dikirimkan, perlu dilakukan lagkah-langkah dalam pengemasan. Benih ikan harus dipersiapkan (Pemanenan, Pemberokan, Sortir kualitas). Hal tersebut memerlukan biaya dan SDM yang kompeten di bidangnya. Banyak penjual benih ikan menghilangkan proses tersebut untuk menekan harga. Padahal proses-proses tersebut merupakan salah satu kunci keberhasilan saat ikan dibudidayakan.
6. Penipuan ( Benih Ikan Tidak Dikirimkan )
Penipuan merupakan kemungkinan terburuk ketika membeli benih ikan dengan harga sangat murah. Kita membeli barang yang sangat murah, namun kita tidak mendapatkan barang tersebut dengan berbagai alasan yang dibuat-buat oleh si penjual.

Hal-hal di atas harus kita perhatikan untuk keberhasilan budidaya ikan, karena pemilihan benih yang tepat adalah hal yang vital. Ketika kita hanya mengejar untuk mendapatkan benih ikan yang murah, seringkali justru kita dirugikan dari pembelian benih ikan yang berharga murah tersebut. Untuk pembudidaya pemula, pilihlah penjual benih ikan yang mau memberikan konsultasi secara terbuka.

*) bibitikan.net

Kua

Mempercepat Pertumbuhan Ikan Gurame

Sebelum membudidayakan Gurame di kolam terpal atau beton, kita mesti mengetahui ciri dan jenis ikan gurame. Ikan gurami merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki pertumbuhan tergolong lambat. Namun ikan ini memiliki keistimewaan terutama pada tekstur dagingnya sehingga banyak digemari konsumen.

Oleh karena cara pemeliharaan ikan gurame yang cukup sulit dan membutuhkan rentang waktu cukup lama, menjadikan ikan gurami sebagai komoditas perikanan yang mahal dan menjadi ikan santapan pada perjamuan-perjamuan elit.

???????????????????????????????

benih ikan Gurame

Bagaimana kiat memacu pertumbuhan ikan gurami agar diperoleh hasil yang optimal dalam proses budidaya? Di bawah ini kami uraian secara singkat beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk memacu pertumbuhan ikan gurame

Pemilihan Lokasi

Ikan gurami memiliki habitat asli di dataran rendah dengan suhu optimal untuk pertmbuhannya 25-28 derajat Celsius. Ikan gurami merupakan salah satu jenis ikan yang sangat peka terhadap suhu rendah, sehingga tidak cocok untuk dibudidayaan di dataran tinggi. Ikan gurami masih memiliki kemampuan untuk melangsungkan kehidupannya dengan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal jika dipelihara pada ketinggian maksimal 800 mdpl.

Pemilihan Benih calon Pembesaran

Efisiensi benih ikan gurami dapat dilihat dari umur dan laju pertumbuhannya. Untuk memelihara ikan gurami yang akan dipanen pada berat 500 gram, sebaiknya menggunakan benih dengan berat 100 gram yang berumur lebih dari satu tahun.

Benih yang akan dipelihara juga berasal dari lokasi penangkaran yang tidak begitu jauh dari lokasi pembesaran, sehingga waktu adaptasi akan lebih efisien. Populasi penebaran berkisar antara 10-15 ekor/m² dan untuk mencapai berat 500 gram dibutuhkan waktu pemeliharaan antara 6-7 bulan dengan resiko kematian 20-25%.

Pakan

Dihabitat alaminya ikan gurami merupakan ikan yang lambat tumbuh karena fator perebutan makanan yang kurang dominan dibanding ikan-ikan lain, terutama pakan hewani. Ikan ini tergolong pemakan daging dan tumbuhan sehingga pencampuran komposisi kedua jenis pakan tersebut sangat tepat. Dalam kolam pembudidayaan, ikan gurami harus diberi pakan tambahan yang memiliki nilai gizi tinggi, terutama kandungan protein hewani, agar pertumbuhannya cepat.

Pemberian pakan tambahan tersebut paling tidak harus mengandung protein hewani di atas 25%. Sedangkan pakan nabati dapat dipenuhi dengan pemberian daun-daunan dan rumput-rumputan. Dedaunan yang biasa digunaan sebagai pakan tambahan adalah daun talas, daun singkong, daun kangkung, daun ubi kayu, daun selada air, dan lain-lain. Pakan hewani berupa pakan pabrik yang diberikan sebanyak 3% dari berat total, sedangkan pakan nabati diberikan sekenyangnya. Pertumbuhan akan lebih cepat jika ditambahkan enzim komplek sebanyak 2% dari pakan pabrik.

Pengendalian Hama dan Penyakit

– Kolam pemeliharaan sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu selama 10-14 hari dan diberi kapur pertanian sebanyak 100-200 gram/m².
– Semua peralatan sebaiknya direndam dalam larutan kaporir 15-20 mg/liter selama 24 jam kemudian dijemur hingga kering.
– Ikan gurami yang akan dipelihara sebaiknya direndam dalam larutan disinfektan selama 30-60 menit. Larutan yang biasa digunakan untuk merendam ikan gurami tersebut adalah betadin dengan konsentrasi 50-200 mg/liter. Perendaman ikan gurami bisa juga menggunakan larutan formalin 100-200 mg/liter selama 1-3 jam. Untuk menjaga serangan hama maupun penyakit selama masa pemeliharaan, bisa ditambahkan garam pada kolam pemeliharaan sebanyak 400 gram/m³/bulan.
– pemberian vaksin melalui pakan setiap 1-1,5 bulan juga sangat berperan mencegah serangan hama penyakit. Pemberian vaksin dilakukan menggunakan vaksin Aeromonas hydrophila 10⁵sel/ml sebanyak 20 ml/kg pakan.
– Ikan yang terserang jamur segera ditangkap dan direndam dalam larutan garam dapur dengan konsentrasi 20 mg/liter selama 1 jam atau menggunakan larutan malachite green oxalat dengan konsentrasi 1 mg/liter selama 1 jam.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat pembesaran ikan gurami:
– Kolam pemeliharaan sebaiknya dibuat lebih dalam karena karakter ikan gurami yang lebih menyukai untuk melakukan pergerakan ke arah vertikal.
– Tempat memeliharaan sebaiknya dilakukan pada tempat yang terbuka dengan jumlah oksigen terlarut tinggi.
– Kolam pemeliharaan harus dijaga kebersihannya.
– Gerakan lamban yang menjadi sifat dasar ikan gurami menjadikannya tidak dominan dalam perebutan pakan dengan ikan-ikan lain. Sehingga lebih disarankan untuk memelihara ikan gurami dengan sistem monokultur.
– Agar pakan yang diberikan lebih efisien, sebaiknya gunakan pakan terapung agar ikan gurami yang memiliki karakter bergerak lambat memiliki cukup waktu untuk memakan pakan yang diberikan. Jika menggunakan pakan tenggelam, dikhawatirkan pakan akan tenggelam sebelum ikan gurami memakannya. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan dengan frekuensi lebih sering, dengan volume sedikit demi sedikit.

Demikian informasi yang dapat kami sajikan mengenai Cara Mempercepat Pertumbuhan Ikan Gurami, semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

deniwebbb

Sumber :

http://suksesbudidaya-ikan.blogspot.com/2013/09/cara-mempercepat-pertumbuhan-ikan-gurami.html